Tendang Mobil, Polisi Jebloskan Kuda Ini ke Penjara

Tendang Mobil, Polisi Jebloskan Kuda Ini ke Penjara

Polisi di Nossa Senhora Aparecida, lokasi timur laut Brasil memenjarakan seekor kuda bernama Faceiro.

Kuda tersebut di penjara sepanjang nyaris 24 jam karna dituduh menendang mobil seorang sampai rusak.

Faceiro dikurung di kantor polisi mulai Minggu (12/11/2017) malam sampai Senin sore untuk penuhi hasrat yang memiliki mobil yang memohon supaya hewan itu dikurung sampai dia terima uang ganti rugi.

William dos Santos, yang memiliki kuda itu menyebutkan ketentuan polisi memenjarakan kuda kepunyaannya itu sangat keterlaluan serta terlalu berlebih.

” Seseorang rekan ajukan pertanyaan memohon izin saya untuk mengajak kuda itu jalan-jalan serta saya tidak lihat ada problem meminjamkan kuda itu pada dia, ” tutur William.

” Waktu rekan saya tengah menunggang Fceiro, kuda itu mendadak terperanjat serta menendang mobil punya seseorang wanita, ” lebih dia.

” Wanita itu menelepon polisi serta polisi menangkap kuda saya lantas membawanya ke kantor polisi, ” lanjut William.

William mengakui sangat terperanjat waktu datang ke kantor polisi lihat kuda kepunyaannya itu ada dibalik jeruji besi seperti seseorang aktor kriminil.

” Diluar itu, dia tidak di beri minum dan makan yang cukup serta sekalipun tidak dapat bergerang di ruangan sempit itu, ” lebih William.

” Saya membawakan makanan pada Minggu malam, namun polisi tidak mengizinkan saya berikan makan pada Senin pagi, ” tutur dia.

Polisi menyanggah sudah memperlakukan kuda itu semena-mena.

Walau sekian, William tetaplah memberikan laporan kepolisian ke organisasi perlindungan serta kesejahteraan hewan setempat.

William tetaplah menyangkal tuduhan yang menyebutkan Faceiro sudah menendang mobil seorang sampai rusak.

Polisi bersikukuh cuma juga akan melepas kuda itu bila William berjanji juga akan membayar biara perbaikan mobil itu.

Walau masalah ini sangat unik, kepala kepolisian Sergipe, Jonathan Evangelista menyebutkan, penahanan kuda itu adalah satu prosedur normal.

” Sudah pasti normal menahan kuda itu. Kami telah lakukan investigasi untuk ketahui apa yang berlangsung terlebih dulu, ” kata Evangelista pada stasiun tv Globo TV.